6 Jenis Motif Batik Nusantara dan Penjelasannya

Berdasarkan keterangan dari Betwin188 terdapat sekian tidak sedikit macam motif batik yang ada di Indonesia dan inilah yang menjadikan daya tarik tersendiri dari kain batik itu. Setiap distrik di tanah air mempunyai motif batik sendiri-sendiri sesuai dengan karakter yang ada di masyarakat tersebut. Misalnya untuk kain batik distrik pesisir pantaimemiliki motif yang identik dengan pesisir seperti hiasan ikan ataufauna laut lainnya. Berbeda lagi dengan motif batik wilayah terpencil yang sangat identik dengan ciri-ciri alam dan ornamen baik tumbuhan maupun hewan. Semua jenis motif batik nusantara yang ada di Indonesiasemua memiliki ciri khas sendiri-sendiri,laksana misalnya merupakan:

Motif Batik
Motif Batik
  1. Batik Motif Ciptoning

 

Motif batik nusantara yang satu ini seringkali dipakai oleh orang yang dituakan atau dijadikan pemimpin di distrik itu. Seorang pemimpin yangmenggunakan batik motif ciptoning ini filosofinya agar ia bisa menjadi seorang pemimpin yang bijak. Yang bisa memberi contoh dan suri tauladan yang baik terhadap semua rakyat yang dipimpinnya.

Namun pada kenyataannya batik motif ciptoning ini tidak hanya diperuntukkan guna pemimpin saja. Tapi pun guna masing-masing insan supaya dapat memimpin dirinya sendiri ke arah yang lebih baik lagi.

 

  1. Batik Motif Pari Kesit

 

Batik motif ini berisi makna (arti) bahwa dalam mencari keutamaan har usdilandasi dengan kerja keras dan kegesitan juga. Namun usaha itu tidak boleh sampai bertentangan dengan aturan dan norma yang berlaku di masyarakat. Kerja keras dan gesit tetapi dilandasi oleh kiat yang kotorpasti akan dominan buruk buat dirinya sendiri.

 

  1. Motif Batik Sido Luhur

 

Batik nusantara dengan motif Sido Luhur ini guna orang Jawa memiliki makna (arti) keluhuran. Makna dari keluhuran di sini merupakan mencari keluruhan dari segi materi dan non materi. Arti dari keluruhan materimerupakan tercukupinya semua kebutuhan ragawi dengan baik. Hal ini dapat diperoleh dengan kiat kerja keras sesuai profesi, kedudukan dan pangkat dalam masyarakat dan dengan kiat yang halal.

Sedangkan yang dimaksud dengan keluruhan non materi merupakan keluhurantindakan dan budi pekerti dari orang itu sendiri. Seseorang bisa dipercaya bila mempunyai budi pekerti yang baik sampai-sampai dapatdirasakan dia memiliki keluruhan non materi. Sebaik-baiknya manusia hidup di dunia merupakan manusia yang bisa memberi guna untuk orang lain.

 

  1. Motif Batik Sido Drajad

 

Batik jenis Sido Drajad ini ialah batik nusantara yang biasa dipakai oleh seluruh besan dalam acara pernikahan. Cara pemakai an dari kain batik motif ini pun memiliki makna tersendiri. Misalnya pemakai an pada anak-anak dengan kiat sabuk wolo agar anak-anak dapat bergerak dengan bebas.

Secara filosofi dapat diartikan jika sabuk wolo dipakai pada anak-anak maka mereka tetap dapat bergerak dengan bebas di masyarakat. Dalam arti anak-anak belum dewasa dan belum memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat sekitar.

 

  1. Motif Batik Sido Mukti

 

Bagi masyarakat Jawa motif batik Sido Mukti memiliki makna (makna) sebagai sumber kemakmuran. Yang dimaksud dengan kemakmuran di sinimerupakan kemakmuran hidup di dunia maupun kemakmuran hidup di akhirat kelak. Kemakmuran hidup secara berlahiran batin melulu dapat terjangkau bila diikuti dengan usaha keras, budi pekerti dan perilaku yang baik masyarakat.

 

  1. Motif Batik Cuwiri

 

Termasuk salah satu jenis batik nusantara yang biasa digunakan pada acara mitoni. Acara Mitoni merupakan bentuk tradisi masyarakat Jawa gunamemperingati 7 bulanan bayi yang masih berada dalam kandungan. Sedangkan Cuwiri sendiri menurut penjelasan dari istilah masyarakat Jawa berarti secara kecil-kecilan. Yang dimaksud di sini mungkin mitoni ini ialah acara tradisi masyarakat Jawa secara sederhana (kecil-kecilan).

 

Leave a Comment